Tanpa Kembang Api, Pemkot Jambi Rayakan Tahun Baru 2026 dengan Donasi Rp1,9 Miliar

BACAHUKUM.COM, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil langkah berbeda dalam menyambut pergantian tahun baru 2026. Alih-alih menggelar pesta kembang api yang meriah, Pemkot Jambi memilih meniadakan seluruh bentuk perayaan hura-hura dan menggantinya dengan kegiatan doa bersama lintas agama serta penggalangan donasi kemanusiaan di Taman Banjuran Budayo, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kegiatan yang bertajuk “Nada Peduli Bahagia Berbagi” ini ditujukan sebagai bentuk empati bagi korban bencana alam yang melanda Pulau Sumatera, seperti di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada akhir tahun 2025 lalu.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa momentum pergantian tahun kali ini sengaja diarahkan pada kegiatan yang memiliki kebermanfaatan langsung bagi masyarakat luas.

“Kami ingin pergantian tahun ini diisi dengan sesuatu yang lebih bermakna. Tanpa pesta kembang api, tanpa euforia berlebihan. Kita memilih doa bersama dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Maulana.

Menurutnya, di tengah duka yang menyelimuti banyak daerah akibat bencana, perayaan yang bersifat pesta dianggap tidak elok. Oleh karena itu, Pemkot Jambi memilih cara yang lebih bijak dan menyentuh sisi kemanusiaan.

Antusiasme masyarakat Kota Jambi pun tergolong sangat tinggi. Dalam waktu singkat, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,9 miliar.

“Penggalangan dana ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama terkumpul sekitar Rp1,2 miliar, dan pada tahap kedua bertambah lebih dari Rp1 miliar. Ini di luar dugaan kami dan menunjukkan besarnya kepedulian warga,” ungkap Maulana lebih lanjut.

Selain aspek kemanusiaan, acara ini juga menjadi momentum inovasi bagi Pemkot Jambi dengan peluncuran Aplikasi JAGO sebagai sistem layanan publik digital, serta peluncuran Calendar of Event Kota Jambi 2026. Acara semakin hangat dengan penampilan dari komunitas disabilitas serta hiburan yang menonjolkan nilai budaya lokal.

Melalui konsep yang sederhana namun sarat makna ini, Pemkot Jambi berharap dapat menjadi contoh bahwa pergantian tahun dapat dimaknai sebagai refleksi sosial dan penguatan rasa persaudaraan antar sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top