BACAHUKUM.COM, JAMBI – Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E, M.A, mematok target ambisius untuk mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”. Sejumlah program strategis mulai dari tata kelola sampah, keamanan berbasis teknologi, hingga kemandirian fiskal menjadi fokus utama.
Dalam pidato malam pergantian tahun di Taman Banjuran Budayo, Rabu (31/12/2025), Wali Kota Maulana memaparkan pilar pertama visi tersebut, yakni Jambi Bersih. Pemkot akan meluncurkan sistem pengelolaan sampah tertutup melalui Program Kampung Bahagia.
“Nantinya, sekitar 250.000 rumah tangga akan mendapatkan layanan pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah. Tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan atau ke TPS liar,” tegas Maulana.
Guna mendukung hal tersebut, TPA Talang Gulo pada awal 2026 akan dilengkapi pabrik pengolahan sampah menjadi briket yang bernilai ekonomi. Selain masalah lingkungan, sektor keamanan juga diperkuat dengan pemasangan 3.200 unit CCTV di 1.600 RT yang terkoneksi langsung ke pusat pemantauan kepolisian dan pimpinan daerah.
Di sektor ekonomi, Maulana mengungkapkan prestasi gemilang di mana target pajak daerah tahun 2025 melampaui target hingga 109 persen. Angka ini merupakan capaian tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
“Tahun depan target kita sekitar Rp700 miliar. Kami optimis di masa kepemimpinan ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi bisa menembus angka Rp1 triliun,” ujarnya optimis.
Selain itu, beberapa proyek infrastruktur dan layanan publik yang menjadi prioritas di tahun 2026 antara lain:
1. Pengendalian Banjir: Pembangunan danau seluas 9 hektare untuk menampung luapan Sungai Asam.
2. Ekonomi Kreatif: Pembangunan diorama budaya dan kawasan ekonomi kreatif di eks Pasar Talang Banjar.
3. Layanan Dasar: Jaminan kesehatan 100% bagi warga kurang mampu, beasiswa pendidikan, dan aktivasi jaringan gas (jargas) untuk 13.235 rumah pada Juni 2026.
Menutup sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan permohonan maaf dan meminta dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar jajaran ASN Pemkot Jambi dapat terus memberikan pelayanan terbaik.
“Kami terus bekerja tanpa mengenal hari libur demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mohon doa agar kami selalu diberi kekuatan untuk membangun Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya, (1/1/2026).
