Wawako Diza: Film Jadi Alternatif Efektif untuk Mendukung Pendidikan Karakter di Sekolah

BACAHUKUM.COM, KOTA JAMBI – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menilai pemanfaatan film dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif dalam mendukung proses pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Menurutnya, media film mampu menyampaikan pesan-pesan moral dan edukatif dengan cara yang lebih menarik serta mudah dipahami oleh para pelajar.

Pernyataan tersebut disampaikan Diza saat membuka kegiatan sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui media film bertema cyberbullying yang digelar di Bioskop Lippo Plaza Jambi. Kegiatan itu diikuti para kepala sekolah, guru SD dan SMP, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan, Senin (22/6/2026) di Lippo Plaza Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak menyaksikan film edukasi berjudul Cyber Bullying: Ketika Dunia Menjatuhkanmu, Bisakah Kamu Bangkit Kembali yang mengangkat fenomena perundungan di kalangan pelajar. Film tersebut dinilai mampu menjadi sarana edukasi sekaligus refleksi bagi dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital.

Diza mengatakan, pendekatan pendidikan karakter tidak selalu harus dilakukan melalui metode pembelajaran konvensional di ruang kelas. Pemanfaatan media kreatif seperti film dinilai mampu membangun kesadaran siswa terhadap berbagai persoalan sosial yang mereka hadapi sehari-hari.

“Film merupakan salah satu alternatif yang dapat mendukung proses pendidikan karakter di sekolah. Pesan yang disampaikan lebih mudah diterima karena dikemas secara menarik dan dekat dengan kehidupan pelajar,” ujar Diza.

Menurutnya, film yang ditayangkan tidak hanya mengangkat persoalan cyberbullying, tetapi juga memberikan gambaran tentang pentingnya empati, kepedulian sosial, dan kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan di era digital.

Diza juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan dalam menangani kasus perundungan di lingkungan sekolah. Ia berharap para kepala sekolah dan guru dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan para siswa sehingga berbagai persoalan dapat dideteksi sejak dini.

“Yang terpenting adalah pencegahan. Bagaimana cyberbullying itu tidak sempat terjadi melalui pendekatan yang menarik, diskusi dengan murid, serta program-program positif di sekolah,” katanya.

Selain itu, Diza menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter peserta didik agar menjadi generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab.

“Di luar edukasi, ada yang lebih penting yaitu character building. Kita bisa mengejar pendidikan setinggi mungkin, tetapi tanpa karakter yang baik, manfaatnya tidak akan maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Kapolresta Jambi, Kasat Reskrim AKP Husni Abda mengapresiasi film edukasi tersebut. Menurutnya, pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini dan dapat menjadi sarana pencegahan perundungan di kalangan pelajar.

“Ini film edukasi yang sangat bagus. Pesannya bermanfaat dan dikemas dengan menarik sehingga mudah dipahami oleh pelajar,” ujar Husni.

Pemerintah Kota Jambi berharap pemanfaatan media film dalam dunia pendidikan dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top