BACAHUKUM.COM, KOTA JAMBI – Ratusan warga tumpah ruah di halaman Kantor Wali Kota Jambi. Malam itu, bukan sekadar acara keagamaan biasa—melainkan awal dari sebuah gerakan spiritual bertajuk “Bahagia Bershalawat”.
Dengan lantunan shalawat yang menggema, suasana berubah menjadi penuh ketenangan. Program yang digagas Pemerintah Kota Jambi ini diharapkan menjadi bagian dari identitas baru kota yang religius dan harmonis.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual,” katanya.
Kehadiran warga dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang spiritual di tengah kehidupan modern semakin dirasakan penting. (Izul)

