Pawai Ta’aruf MTQH ke-55 Meriah, 150 Tenant UMKM Ramaikan Kota Jambi

BACAHUKUM.COM – Ribuan warga memadati kawasan Kota Jambi saat Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi, Sabtu (31/10/2026). Selain memperkenalkan kafilah dari berbagai daerah, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pawai dimulai dari kawasan Gedung Olahraga dan Seni Kota Baru menuju Tugu Keris Siginjai. Sepanjang rute, masyarakat antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang terdiri dari kafilah kabupaten dan kota, pelajar, kelompok keagamaan, serta berbagai komunitas.

Kemasan pawai semakin semarak dengan penampilan drumband, marching band, pasukan santri berkuda, hingga beragam atraksi peserta. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan keberagaman dan semangat keagamaan masyarakat Jambi.

Tak hanya menjadi ajang syiar Islam, rangkaian MTQH ke-55 juga memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal. Sekitar 150 tenant UMKM dilibatkan untuk memasarkan produk unggulan kepada pengunjung.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan pawai. Menurutnya, penyelenggaraan MTQH juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Kota Jambi melalui keterlibatan pelaku UMKM.

“Dalam kesempatan ini ada lebih kurang 150 tenant UMKM dan ratusan UMKM lainnya, sehingga menggeliatkan aktivitas ekonomi di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ramainya peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten dan kota diharapkan turut meningkatkan aktivitas perdagangan, kuliner, dan sektor jasa. Dengan demikian, manfaat penyelenggaraan MTQH tidak hanya dirasakan peserta dan penyelenggara, tetapi juga masyarakat luas, khususnya pelaku UMKM.

Penyelenggaraan MTQH ke-55 diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persatuan antardaerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top