BACAHUKUM.COM, JAMBI – Rona bahagia terpancar jelas dari wajah Alfurqan Muslim, S.H. Mengenakan toga lengkap, ia tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya setelah resmi dikukuhkan sebagai Sarjana Hukum dalam prosesi wisuda Universitas Adiwangsa Jambi (Unaja). Perjalanan panjang selama empat tahun menempa ilmu akhirnya berbuah manis.
Di balik keberhasilan ini, Alfurqan melayangkan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran akademisi yang telah membimbingnya. Kehangatan kampus diakui menjadi kunci suksesnya meraih gelar.
“Syukur alhamdulillah, sampai ke titik ini sudah menjalani tahap wisuda. Jadi, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, seluruh pembimbing, Dekan, dan Kaprodi Universitas Adiwangsa Jambi,” ujar Alfurqan usai prosesi wisuda.
Bagi Alfurqan, Unaja bukan sekadar tempat mencari gelar. Ada ikatan emosional mendalam yang paling membekas di hatinya selama menjadi mahasiswa di sana.
”Yang paling berkesan adalah kekeluargaan dari dosen-dosen pembimbing, dari Dekan, dari Kaprodi. Rasa kekeluargaan yang tinggi dari mereka yang membuat kami bisa berkuliah dengan nyaman dan bisa selesai dengan tepat waktu,” tuturnya terharu.
Kebahagiaan Alfurqan kian lengkap. Berdasarkan sambutan Rektor Unaja, Dr. Said Rizal, S.H.I., M.A., kampus ini sukses mengukuhkan diri sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan capaian riset terbaik di Sumatera. Unaja juga menduduki peringkat kedua PTS terbaik di Provinsi Jambi di bawah naungan LLDikti Wilayah X, serta menyabet penghargaan bergengsi Golden Winner kategori Penelitian BIMA Awards. Komitmen ini diperkuat dengan kepemilikan 30 dosen bergelar Doktor dan 24 dosen yang sedang menempuh studi S3.
Mengetahui kampus tercintanya bertabur prestasi, Alfurqan berharap ilmu hukum yang diperolehnya dapat diimplementasikan di dunia kerja. Ia juga mengajak generasi muda Jambi untuk tidak ragu melangkah bersama Unaja.”Harapan kita kepada generasi muda yang ingin berkuliah, di Unaja inilah kampus swasta terbaik di Provinsi Jambi,” pungkasnya optimis. (Amel)
